Apa Itu Membalik Gambar?
Membalik gambar berarti mengganti warna setiap piksel dengan kebalikannya di spektrum warna. Untuk setiap piksel, nilai merah, hijau, dan biru dikurangi dari 255 secara terpisah — jadi piksel RGB(200, 50, 100) menjadi RGB(55, 205, 155). Hasilnya adalah negatif foto dari gambar asli.
Apa yang berubah secara visual: Putih (255,255,255) menjadi hitam (0,0,0). Hitam menjadi putih. Merah menjadi sian. Biru menjadi kuning. Hijau menjadi magenta. Nada tengah berubah ke nada komplementernya. Struktur kecerahan gambar tetap terjaga tapi terbalik — area terang menjadi gelap, area gelap menjadi terang.
Apa yang tidak berubah: Dimensi gambar, resolusi, dan format file tetap sama. Pembalikan bersifat reversibel — balikkan lagi dan kamu akan mendapatkan gambar asli persis seperti semula. Tidak ada piksel yang dipindah, direntangkan, atau di-resample.
Inversi warna vs grayscale — apa bedanya?
Grayscale menghilangkan semua informasi warna dan mengubah setiap piksel menjadi nuansa abu-abu. Inversi tetap mempertahankan semua informasi warna tapi membalik setiap channel ke kebalikannya. Gambar yang di-invert tetap berwarna penuh — hanya saja setiap rona diganti dengan komplementernya. Jika kamu menginginkan hasil hitam-putih, gunakan Konverter Grayscale saja.
Inversi warna vs penyesuaian kecerahan
Menyesuaikan kecerahan membuat semua piksel secara seragam lebih terang atau lebih gelap. Inversi membalik setiap piksel secara individual ke kebalikan matematisnya — gambar gelap tidak sekadar menjadi lebih terang, tapi berubah menjadi gambar yang sama sekali berbeda di mana area paling terang kini menjadi paling gelap. Gunakan penyesuaian kecerahan jika kamu ingin memperbaiki eksposur. Gunakan inversi jika kamu membutuhkan negatif dari gambar.
